Dukung Program Mudik Gratis 2026, Pelindo Multi Terminal Lembar Gunakan Terminal Kedaro

JAWA POS - PT Pelindo Multi Terminal Branch Lembar turut mendukung pelaksanaan program Mudik Gratis Tahun 2026 yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara Kementerian Perhubungan melalui KSOP Kelas III Lembar bersama PT Dharma Lautan Utama dan PT Jasa Raharja. 


Program tersebut dilaksanakan di Terminal Penumpang Kedaro,Pelabuhan Lembar pada Minggu (15/3) sebagai bentuk komitmen bersama dalam memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. Sebanyak 310 peserta mudik gratis diberangkatkan dari Pelabuhan Lembar menuju Surabaya menggunakan Kapal Kirana VII milik PT Dharma Lautan Utama.


Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman, serta mengurangi beban biaya transportasi menjelang Hari Raya. Sebagai pengelola terminal,PT Pelindo Multi Terminal Branch Lembar memastikan kesiapan fasilitas Terminal Penumpang Kedaro guna mendukung kelancaran kegiatan tersebut. 


Berbagai persiapan dilakukan mulai dari penataan area terminal, peningkatan kebersihan dan kenyamanan ruang tunggu penumpang, hingga pengaturan alur pelayanan bagi para peserta mudik gratis agar proses keberangkatan dapat berlangsung tertib dan lancar. 


Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Branch Lembar, Kunto Wibisono menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap program pelayanan transportasi bagi masyarakat, termasuk dalam memastikan kesiapan infrastruktur terminal. “Kami memastikan Terminal Penumpang Kedaro dalam kondisi siap melayani para peserta mudik gratis. 


Mulai dari fasilitas penumpang, pengaturan alur keberangkatan, hingga dukungan operasional lainnya telah kami siapkan agar masyarakat dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan tertib,”ujarnya. Sementara itu, Kepala KSOP Kelas II Lembar, Syamsurizal menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi faktor penting dalam menyukseskan program mudik gratis ini. 


Menurutnya, koordinasi antara regulator, operator pelabuhan, operator kapal,serta unsur pengamanan menjadi kunci dalam memastikan kegiatan berjalan dengan lancar serta tetap mengutamakan aspek keselamatan pelayaran. “Program ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat yang ingin melakukan perjalanan mudik dengan aman dan terjangkau. Oleh karena itu, koordinasi dan kolaborasi antar stakeholder pelabuhan terus kami perkuat,” jelasnya.