Viva Semarang – Pelabuhan Tanjung Emas siap menyambut arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Persiapan ini bertujuan menjamin kelancaran mobilitas penumpang di Jawa Tengah.
Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Tanjung Emas, S Joko mengatakan bahwa pelabuhan ini akan menjadi titik krusial. Mobilitas penumpang diprediksi akan meningkat tajam. Arus mudik dan balik menjadi fokus utama dan sejumlah langkah strategis telah dijalankan.
"Fokusnya adalah pelayanan yang aman, tertib, dan juga nyaman. Seluruh personel di lapangan sudah mendapatkan arahan khusus," kata S. Joko kepada wartawan saat meninjau area terminal keberangkatan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis (12/3/26).
Pihaknya telah menginstruksikan untuk memastikan layanan berjalan lebih cepat, aman, dan nyaman. Ini sesuai dengan standar operasi yang telah ditingkatkan khusus untuk periode angkutan Lebaran.
Fasilitas Terminal Penumpang
Fasilitas terminal kini lebih lengkap untuk memanjakan para pemudik. Ruang tunggu telah direnovasi agar lebih lega dan area masuk pelabuhan sudah tertata rapi. Terminal juga menyediakan fasilitas ramah disabilitas serta ruang laktasi. Tersedia pula area bermain untuk anak-anak guna meningkatkan kenyamanan keluarga. Pelindo menerapkan sistem auto gate bagi kendaraan dan penumpang.
Penambahan pendingin ruangan dan water station juga telah dilakukan di berbagai titik. Standardisasi troli serta penataan layanan porter menjadi bagian dari pelayanan baru. Selain itu, Pelindo menghadirkan posko terpadu angkutan Lebaran untuk memastikan koordinasi layanan berjalan optimal selama periode mudik. Kebersihan terminal menjadi perhatian serius bagi manajemen.
Jumlah tenaga kebersihan kini ditambah secara signifikan. Pengawasan di seluruh area pelayanan pun terus ditingkatkan. "Pelindo ingin terminal tetap bersih meski terjadi lonjakan aktivitas penumpang. Dari sisi teknis, operasional pelabuhan dipastikan sudah dalam kondisi optimal," kata S. Joko. Ia menambahkan, layanan pandu dan tunda kapal telah disiapkan dengan baik. Dermaga siap menerima sandar kapal-kapal besar yang mengangkut pemudik.
Pengaturan jalur embarkasi dan debarkasi kini dibuat lebih terstruktur. Hal ini dilakukan secara khusus untuk menghindari penumpukan massa di area terminal. Manajemen Pelindo melakukan pemisahan jalur secara tegas. Jalur penumpang tidak akan bercampur dengan jalur logistik utama. Langkah ini bertujuan agar proses bongkar muat barang tetap lancar. Mobilitas pemudik tidak akan terganggu oleh aktivitas operasional alat berat.
Seluruh aktivitas pelabuhan kini dipantau secara digital. Pelindo menggunakan Plan and Control System yang terintegrasi secara real-time. Arus kapal dan pergerakan penumpang terpantau jelas melalui layar monitor. Jika muncul potensi gangguan, tim dapat melakukan respons cepat di lapangan.
"Kami optimistis pelayanan angkutan laut selama periode Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi para pemudik,” kata Joko. (TJ)
