JAWA POS - Kinerja logistik di Pelabuhan Tanjung Wangi kembali menunjukkan tren positif. Sepanjang Triwulan I 2026, pelabuhan ini berhasil mencatatkan throughput pupuk curah dan kemasan (bag) sebesar 107.284 ton. Angka tersebut menegaskan peran strategisnya sebagai gerbang distribusi logistik di wilayah timur Jawa.
Kelancaran aktivitas bongkar muat tidak hanya menjadi indikator performa operasional, tetapi juga mencerminkan kesiapan pelabuhan dalam mendukung sektor pertanian. Proses pelayanan kapal berlangsung aman, cepat, dan efisien, memastikan pasokan pupuk tetap terjaga bagi petani di Jawa Timur dan sekitarnya.
Memasuki April 2026, tren positif tersebut berlanjut. Pelabuhan kembali menerima tambahan pasokan pupuk sebanyak 30.000 ton. Volume ini menjadi sinyal meningkatnya aktivitas logistik sekaligus memperkuat kesiapan distribusi menjelang musim tanam.
Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Tanjung Wangi, Eko Budyasmoro, menegaskan pentingnya peran pelabuhan dalam menjaga stabilitas pasokan komoditas strategis.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa, khususnya untuk komoditas pupuk yang memiliki peran penting bagi sektor pertanian. Dengan dukungan fasilitas, SDM, dan sinergi antar stakeholder, kami optimistis proses distribusi dapat berjalan lancar, aman, dan tepat waktu,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Manajemen pelabuhan terus melakukan penguatan di berbagai lini. Mulai dari kesiapan fasilitas, optimalisasi peralatan operasional, hingga koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses bongkar muat berlangsung tanpa hambatan.
Dengan kinerja yang konsisten, Pelabuhan Tanjung Wangi diyakini akan terus menjadi simpul logistik andalan. Peran tersebut tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.
