PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, menyelenggarakan program strategis bertemakan “Accelerating SPMT Group 2026: Through Lean Six Sigma and Business Optimization Program” pada Senin (12/1) yang diselenggarakan di Hotel Platinum Tunjungan, Surabaya. Hal ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi dalam menghadapi tantangan bisnis kepelabuhanan yang semakin kompleks.
Kegiatan ini diikuti oleh para Branch Manager di lingkungan SPMT Group, sebagai rangkaian pengembangan kompetensi berbasis praktik melalui simulasi Lean Six Sigma dan Business Optimization Program (BOP) with Project Action Learning (PAL), yang akan dibagi menjadi dua rangakaian acara. Pada rangkaian hari pertama program Accelerating SPMT Group 2026, peserta akan mengikuti simulasi Lean Six Sigma yang dipandu oleh Dawera Taher, praktisi dan trainer Lean Six Sigma di lingkungan Pelindo Group. Kegiatan ini dirancang sebagai sesi pembuka untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai filosofi, tools, serta pendekatan perbaikan proses bisnis yang berfokus pada peningkatan efisiensi, efektivitas, dan kinerja berkelanjutan di seluruh lini kerja SPMT Group.
Memasuki rangkaian hari kedua dan seterusnya, program akan dilanjutkan dengan Business Optimization Program with Project Action Learning (PAL) yang direncanakan berlangsung selama kurang lebih lima hingga enam bulan, dipandu oleh Eko Utomo bersama tim. Melalui pendekatan project-based learning, peserta akan didorong untuk mengimplementasikan langsung materi yang diperoleh melalui proyek-proyek strategis di unit kerja masing-masing, yang selaras dengan target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) serta mendukung peningkatan kinerja operasional dan finansial SPMT Group.
Direktur SDM Pelindo Multi Terminal, Edi Priyanto, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan efisiensi proses bisnis, tetapi juga pada penguatan kompetensi kepemimpinan dan perilaku kerja.
“Program ini bukan sekadar pelatihan, melainkan simulasi dan action learning. Kami ingin menyiapkan para leader SPMT Group agar memiliki kompetensi yang relevan dengan dinamika bisnis saat ini, mampu mendorong perubahan, serta membangun budaya perbaikan berkelanjutan. Output akhirnya bukan hanya kinerja perusahaan, tetapi juga peningkatan kualitas kepemimpinan dan profesionalisme insan SPMT,” ujar Edi.
Selama enam bulan ke depan, para Branch Manager SPMT Group akan dibekali dengan penguatan 10 kompetensi BUMN (Digital Leadership, Global Business Savy, Customer Focus, Building Strategic Partnership, Strategic Orientation, Driving Execution, Driving Innovation, Developing Organizational Capabilities, Leading Change, Managing Diversity), pendampingan intensif, serta mentoring langsung dari jajaran direksi, sehingga diharapkan mampu melahirkan proyek-proyek perbaikan yang berdampak nyata terhadap kinerja perusahaan.
Melalui program Accelerating SPMT Group 2026, SPMT Group menegaskan komitmennya untuk terus berinvestasi pada pengembangan SDM sebagai penggerak utama transformasi perusahaan, guna mewujudkan SPMT yang semakin unggul, efisien, dan adaptif mengikuti dinamika zaman.
