SEMARANG, suaramerdeka.com – Aktivitas arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Tanjung Emas masih menunjukkan tren tinggi hingga H+9. Peningkatan jumlah penumpang tercatat mencapai sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Emas mencatat, total kumulatif penumpang sejak H-15 hingga H+9 mencapai 54.092 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 36.308 penumpang debarkasi dan 17.784 penumpang embarkasi. Angka ini meningkat dibandingkan periode Lebaran 2025 yang tercatat sebanyak 49.075 penumpang.
Branch Manager SPMT Tanjung Emas, S Joko mengatakan bahwa tingginya mobilitas masyarakat menjadikan Pelabuhan Tanjung Emas sebagai salah satu titik utama pergerakan penumpang di Jawa Tengah. “Pada H+9 ini, aktivitas penumpang masih cukup masif.
Kami memastikan seluruh lini operasional berjalan optimal melalui koordinasi lintas sektoral bersama para stakeholder terkait, serta pengawasan lapangan yang diperketat secara berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (31/3).
Untuk mengantisipasi kepadatan, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah strategis, di antaranya pengaturan arus keluar-masuk penumpang guna mengurai potensi kerumunan, serta optimalisasi fasilitas terminal demi meningkatkan kenyamanan pengguna jasa.
Selain itu, posko monitoring Lebaran juga tetap disiagakan selama 24 jam penuh guna menjamin keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan hingga arus balik berakhir. Pelindo menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kepelabuhanan yang andal, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran 2026.
