Pelindo Multi Terminal dan BBPVP Medan Bersinergi Siapkan SDM Industri yang Kompeten

PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, turut hadir dalam kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan dengan sejumlah mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna BBPVP Medan pada Selasa (10/03). 


Komisaris Pelindo Multi Terminal, Ahmad Perwira Mulia Tarigan dan Direktur SDM Pelindo Multi Terminal, Edi Priyanto hadir dalam kegiatan tersebut yang merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi antara BBPVP Medan dengan mitra industri dalam pengembangan pelatihan vokasi dan peningkatan produktivitas tenaga kerja. Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia,  Afriansyah Noor yang sekaligus menyaksikan proses penandatanganan MoU antara BBPVP Medan dan sejumlah mitra DUDI.


Dalam kesempatan tersebut, Afriansyah Noor menyampaikan bahwa BBPVP telah menyiapkan sejumlah program pelatihan vokasi dengan total kuota mencapai 70 ribu peserta. Selain itu, pada tahun 2026 pemerintah juga akan kembali membuka program pemagangan ketenagakerjaan guna meningkatkan keterampilan sekaligus pengalaman kerja bagi masyarakat.


“BBPVP telah menyiapkan berbagai program pelatihan vokasi dengan kuota mencapai 70 ribu orang. Pada tahun 2026 ini juga akan kembali dibuka program pemagangan ketenagakerjaan. Selain itu, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, kementerian, lembaga negara, dan instansi pemerintah wajib mempekerjakan paling sedikit 2 persen penyandang disabilitas dari total kebutuhan pegawai. Ketentuan ini juga berlaku bagi perusahaan swasta sebagai bentuk dukungan terhadap kesempatan kerja yang inklusif,” ujar Afriansyah.


Kehadiran Pelindo Multi Terminal dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan kolaborasi antara lembaga pelatihan vokasi dengan sektor industri. Sebelumnya, Pelindo Multi Terminal telah lebih dahulu menjalin kerja sama dengan BBPVP Medan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman terkait sinergi dalam peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan kerja.


Ruang lingkup kerja sama dalam MoU ini meliputi analisis kebutuhan pelatihan, pengembangan program, kurikulum dan modul pelatihan, penyelenggaraan program pemagangan, penyediaan sarana dan prasarana, penyediaan instruktur dan tenaga pelatihan, hingga pelaksanaan pelatihan kerja berbasis kompetensi serta dukungan dalam proses rekrutmen. Melalui kerja sama ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang saling memberikan manfaat dalam peningkatan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja, khususnya di lingkungan Pelindo Multi Terminal. 


Direktur SDM Pelindo Multi Terminal, Edi Priyanto, menegaskan bahwa sinergi antara dunia industri dan lembaga pelatihan vokasi menjadi kunci dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.


“Melalui kerja sama dengan BBPVP Medan, Pelindo Multi Terminal ingin mendorong terciptanya link and match antara program pelatihan vokasi dengan kebutuhan industri. Kami berharap kolaborasi ini dapat menghasilkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi, produktivitas, serta kesiapan kerja yang lebih baik untuk mendukung perkembangan sektor logistik dan kepelabuhanan di Indonesia,” jelasnya.