Pelindo Multi Terminal Resmikan Pengelolaan Mandiri Terminal Curah Kering Teluk Lamong, Efektif Beroperasi Sejak 1 Juni 2026

PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, resmi melaksanakan pengelolaan secara mandiri (swakelola) Terminal Curah Kering (TCK) di Terminal Teluk Lamong, Surabaya. Pengelolaan mandiri tersebut efektif mulai beroperasi pada 1 Juni 2026. 


Sebagai penanda dimulainya pengelolaan mandiri tersebut, Pelindo Multi Terminal menyelenggarakan penandatanganan Berita Acara Rapat Kesepakatan bersama PT Terminal Teluk Lamong (TTL) dan PT Nusa Prima Logistik. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Cendana, Terminal Teluk Lamong, Surabaya, Rabu (3/6/2026), turut dihadiri Komisaris Utama Pelindo Multi Terminal Darwanto beserta jajaran Dewan Komisaris sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan tata kelola perusahaan dan sinergi operasional di lingkungan Pelindo Group. 


Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh Direktur Utama Pelindo Multi Terminal Ary Henryanto dan Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong David Pandapotan Sirait. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan (site visit) ke area Terminal Curah Kering untuk meninjau kesiapan fasilitas dan implementasi operasional yang telah berjalan. 


Direktur Utama Pelindo Multi Terminal, Ary Henryanto, mengatakan bahwa pengelolaan Terminal Curah Kering secara mandiri merupakan langkah strategis perusahaan dalam meningkatkan efektivitas operasional, memperkuat integrasi layanan kepelabuhanan, serta menciptakan nilai tambah bagi pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan. 


“Pengoperasian mandiri Terminal Curah Kering Teluk Lamong yang efektif berjalan sejak 1 Juni 2026 merupakan langkah strategis dalam memperkuat kinerja operasional dan layanan Pelindo Multi Terminal. Melalui pengelolaan yang terintegrasi, kami optimistis dapat meningkatkan produktivitas terminal, memberikan layanan yang semakin andal bagi pengguna jasa, serta mendukung kelancaran arus logistik nasional,” ujar Ary. 


Menurut Ary, pengelolaan mandiri ini juga menjadi bagian dari upaya transformasi berkelanjutan perusahaan dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang lebih efisien, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Dengan pengelolaan yang terintegrasi, perusahaan dapat mempercepat pengambilan keputusan operasional, meningkatkan utilisasi fasilitas, serta memperkuat daya saing terminal dalam mendukung rantai pasok nasional. 


Pelaksanaan swakelola Terminal Curah Kering di Terminal Teluk Lamong diharapkan mampu mengoptimalkan layanan bongkar muat komoditas curah kering, meningkatkan produktivitas terminal, serta memperkuat peran Pelindo sebagai penggerak ekosistem logistik nasional yang terintegrasi dan berkelanjutan. 


Melalui pengelolaan mandiri ini, Pelindo Multi Terminal menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan, mendorong efisiensi operasional, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan sektor logistik dan perekonomian nasional.