Pelindo Multi Terminal Dorong Kesiapan Purnabakti Lewat Pemanfaatan AI

PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) di bidang operasional terminal nonpetikemas, menggelar kegiatan Community of Interest (COI) Pensiun Berkarya Sejahtera dengan tema “Purnabakti bersama Artificial Intelligence (AI)”. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan, termasuk bagi insan Pelindo yang memasuki masa purnabakti.


Acara yang berlangsung pada Kamis, (22/1), ini dibuka secara resmi oleh Direktur SDM Pelindo Multi Terminal, Edi Priyanto. Kegiatan dirancang sebagai forum berbagi dan diskusi untuk membekali peserta dengan wawasan dan keterampilan baru agar tetap aktif, produktif, dan bermakna setelah pensiun.


Dalam sambutannya, Edi Priyanto menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi, termasuk Artificial Intelligence, menjadi salah satu opsi strategis dalam menyiapkan masa purnabakti.


“AI dibuat berbasiskan pengalaman hidup manusia sehingga bantuan teknologi menjadi lebih mudah. Pembelajaran menjadi hal penting untuk menyiapkan masa pensiun. Kegiatan ini membuka mindset baru bahwa usia bukan batas untuk belajar dan purna bakti bukan akhir,” ujar Edi.


Ia berharap kegiatan ini dapat menambah pengetahuan, inspirasi, serta keberanian bagi peserta untuk memulai hal baru setelah pensiun.


“Harapannya, peserta tetap aktif, memiliki makna, dan memberikan dampak positif di masa purnabakti,” tambahnya.


Sebagai narasumber, Usman Saroni, Group Head Manajemen Risiko, Tata Kelola, dan Kepatuhan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) sekaligus Founder Mamastoria.com, membagikan pengalaman pemanfaatan AI lintas generasi. Menurutnya, AI bukan hanya relevan bagi kalangan teknologi informasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh siapa saja, termasuk para pensiunan.


“AI bukan hanya berguna untuk orang IT atau mereka yang bergerak di bidang digitalisasi. Teknologi ini berguna untuk semua, termasuk bapak dan ibu yang telah maupun akan memasuki masa pensiun,” kata Usman.


Ia menjelaskan bahwa Artificial Intelligence merupakan teknologi yang meniru cara berpikir manusia untuk menyelesaikan tugas-tugas kompleks secara otomatis dan kini telah digunakan di berbagai aspek kehidupan.


“AI bukan sekadar alat, tetapi peluang untuk menciptakan dampak nyata. Teknologi ini mudah dipelajari dan dapat diakses oleh siapa saja,” ujarnya.


Usman juga mencontohkan pengalamannya memanfaatkan AI untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi meski berlatar belakang operasional, bukan digital. “Ini membuktikan bahwa belajar AI tidak sulit dan justru bisa membuka manfaat yang lebih besar, baik secara personal maupun finansial, terutama di masa purnabakti,” tuturnya.


Melalui kegiatan COI Pensiun Berkarya Sejahtera ini, Pelindo Multi Terminal menegaskan perannya yang tidak hanya fokus pada kinerja bisnis, tetapi juga pada penguatan kesiapan sumber daya manusia secara holistik hingga masa purnabakti.